Di masa pandemi ini banyak aktivitas yang dibatasi karena situasi yang tidak memungkinkan untuk melakukan aktivitas tersebut juga peraturan pemerintah yang mengharuskan adanya pembatasan beberapa aktivitas. Seperti, pembatasan untuk orang yang bekerja di luar rumah, mengunjungi tempat wisata atau tempat rekreasi, permainan anak, aktivitas di hotel, makan di restoran dan aktivitas lain yang memungkinkan orang – orang berkerumun. Tapi, saya punya beberapa ide nih untuk aktivitas wisata anak yang gak perlu ke tempat ramai atau berkerumun, gak perlu ke tempat rekreasi yang ramai pengunjung atau tempat bermain anak. Karena pasti jenuh dan bosan ya, sesekali tidak apa – apa keluar rumah asal pastikan tetap pakai masker dan jaga jarak ya!
Menurut para ahli, wisata adalah perjalanan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok orang, bersifat sementara, serta untuk menikmati objek dan atraksi di tempat tujuan.
Suyitno, 2006
Jadi, melakukan perjalanan wisata tidak harus pergi ke tempat mewah dengan budget yang mahal, atau tempat ramai pengunjung, berwisata bisa kita bentuk sendiri loh, apalagi jika lingkungan sekitar kita terdapat objek wisata alam yang indah. Yuk simak 5 ide aktivitas wisata dengan anak selama pandemi!
Daftar Isi
Toggle1. Pergi ke sawah atau kebun

Nah, untuk Ayah dan Ibu yang beruntung punya saudara di desa yang biasanya kerap sekali mempunyai sawah atau punya pekarangan rumah dengan lahan kebun yang luas bisa juga dijadikan tempat wisata edukasi untuk anak mengenai bercocok tanam misalnya. Selain mengajarkan anak untuk mengenal tanaman juga proses menanam tanaman tersebut anak bisa menikmati hasil panen atau memetik buah, dan juga hasil panen atau petik buah tersebut bisa dinikmati dengan piknik bersama keluarga. Anak akan senang selain mendapat pengalaman memanen atau menanam tumbuhan, anak juga bisa menikmati langsung hasilnya.
2.Campervan dengan anak
Campervan belakang ini menjadi tren wisata di saat pandemi, ayah dan ibu bisa bermalam di dalam mobil atau menggunakan peralatan tenda untuk kemping. Pergi ke tempat yang aman dan nyaman seperti bukit, pesisir pantai, danau atau situ dengan menggunakan kendaraan roda 4, bagi yang tidak punya campervan bisa menggunakan mobil pribadi ayah dan ibu, agar lebih nyaman ketika bermalam bisa juga sewa peralatan tenda dan peralatan masak portable dan juga menyalakan api unggun ketika malam tiba. Dijamin, anak mendapatkan pengalaman baru dan juga sensasi baru bermalam di alam terbuka.
3. Bersepeda ke kaki gunung atau bukit dengan anak atau taman komplek rumah

Bersepeda pagi selain bagus untuk kesehatan juga dapat melepas stress lho, sesekali gak apa – apa Ayah Bunda bersepeda dengan mengajak anak. Misal, bersepeda pagi ke bukit atau kaki gunung dekat rumah, atau sekedar ke taman komplek rumah. Menikmati pemandangan selama di perjalanan mengayuh sepeda membuat bonding keluarga semakin lekat lho. Berwisata sekaligus olahraga ringan sekeluarga membuat moment semakin bahagia.
4. Menikmati keindahan alam dekat rumah

Nah, untuk yang bertempat tinggal di daerah pedesaan, biasanya suasana di desa masih asri dan alami. Banyak sekali potensi wisata yang alam suguhkan, dari mulai keindahan pegunungan, bukit, perkebunan, air terjun, sawah, situ atau danau, dan banyak lagi. Pergi ke tempat wisata alam tersebut biasanya gak terlalu berkerumun dan bikin kita dengan anak enjoy, bisa melakukan berbagai macam aktivitas wisata. Misalnya pergi piknik membawa bekal makanan, memancing, mendaki gunung, agrowisata ke perkebunan. Menjadi hal baru untuk anak dan anak juga bisa bermain sambil belajar.
5. Staycation di hotel yang sudah sertifikasi CHSE
Hampir di setiap kota mempunyai hotel yang sudah sertifikasi CHSE yaitu sertifikasi untuk protokol kesehatan tempat dan pelaku wisata yang meliputi Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability dan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Hotel yang sudah mempunyai sertifikasi CHSE ini sangat aman jika ingin kita kunjungi, khususnya untuk staycation dengan anak atau keluarga. Dan jangan lupa ya Bu, kita sebagai pengunjungnya juga harus mematuhi protokol kesehatan agar staycation jadi aman dan nyaman.
Nah, agar tidak jenuh dan stress ayah, ibu dan keluarga bisa lakukan ide aktivitas wisata diatas selama masa pandemi ini. Sabar dulu ya, sementara memang untuk beberapa aktivitas wisata yang dapat menyebabkan kerumunan akan sangat dibatasi mobilitasnya, semoga pandemi ini cepat berakhir, agar para pelaku pariwisata Indonesia bisa bergerilya lagi, dan kita sebagai penikmat wisata bisa segera melepas penat dengan liburan. Yuk, doakan yang terbaik untuk negeri ini.

I have read some good stuff here. Definitely price bookmarking for revisiting. I wonder how so much attempt you put to create this sort of magnificent informative website.